Jika Anda sudah lama pergi ke Magelang, mungkin tempat wisata yang anda ketahui di Magelang hanyalah Candi Borobudur ataupun Malioboro di Jogjakarta. Ya, memang kedua destinasi tersebut sudah lebih dulu diketahui banyak orang.

Tetapi jangan salah, saat ini di Magelang telah bermunculan berbagai destinasi wisata baru yang wajib dan sangat menarik Anda kunjungi. Ayo kita mulai jelajahi tempat-tempat wisata di Magelang yang wajib anda tahu.

1. Bukit Rhema / Gereja Ayam

Banyak orang mengira bangunan ini berbentuk ayam sehingga orang menyebut bangunan ini sebagai Gereja Ayam. Tetapi kalau kita perhatikan lebih seksama terutama jika dilihat dari bagian ekor, bangunan ini menyerupai burung. Ya, Memang Bangunan ini sebetulnya dibangun mengikuti bentuk Burung Merpati dengan Mahkota di bagian paling Atas.

Daniel Alamsjah adalah pendiri Bukit Rhema, Wisata Religi yang saat ini sangat terkenal dengan sebutan Gereja Ayam. Saat ini Daniel Alamsjah sudah berumur lebih dari 70 tahun dan jika traveler beruntung, kalian akan menemuinya di sekitar Bukit Rhema sedang memantau pembangunan Bukit Rhema.

Bukit Rhema bukan Gereja jadi sekarang traveler sudah paham ya, kalau Bukit Rhema berbentuk merpati dan bukan gereja. Jadi traveler dari manapun anda bisa datang kesini.

Lokasi ini istimewa dengan pemandangan alam yang indah, dari atas mahkota Bukit Rhema kita bisa melihat Candi Borobudur, Pagi hari Bukit Rhema juga menjadi tempat favorit untuk berburu sunrise. Tetapi karena di Mahkota Bukit Rhema hanya bisa menampung maksimal 15 orang, jadi sunrise hunter harap booking dulu ya..

Alamat : Ds. Gombong, Kembanglimus, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.

Harga Tiket Masuk : Rp. 15.000/Orang (Free Singkong Keju)

2. Candi Borobudur

Siapa yang tak kenal dengan tempat wisata di magelang paling bersejarah ini? Ya, Candi Borobudur.

Candi Borobudur merupakan tempat dimana jutaan umat budha dari seluruh penjuru dunia berkumpul untuk merayakan hari raya waisak.

Di hari tersebut, borobudur akan dibanjiri umat budha maupun wisatawan.

Seperti yang anda ketahui bahwa hari waisak menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, karena pada hari tersebut banyak ritual unik yang akan dijalankan.

Salah satu yang paling ditunggu wisatawan ketika menerbangkan ribuan lampion yang akan menghiasi langit dengan cahaya kecilnya.

Selain menjadi tempat berkumpulnya umat budha dari seluruh dunia, borobudur juga dikenal sebagai monumen budha terbesar di dunia yang memiliki nilai sejarah tinggi dan telah diakui oleh dunia.

Disini anda akan di temani ribuan panel relief di sepanjang dinding candi yang akan menceritakan tiga tingkatan kehidupan budha (Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu).

Selain karena nilai sejarahnya, candi borobudur juga dilirik karena keindahan dan keunikan bangunan tersebut. Karena candi ini hanya dibangun dari bebatuan yang disusun sedemikian rupa.

Maka tak heran jika candi borobudur selalu dibanjiri wisatawan domestik maupun manca negara setiap harinya.

Alamat: Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Harga Tiket Masuk: Rp 30.000 (untuk dewasa) atau Rp 12.500 (untuk anak-anak).

Anda dapat berkunjung kesini kapan saja karena candi borobudur dibuka setiap harinya termasuk hari libur dengan jam operasional mulai pukul 06.00 sampai dengan 17.00 WIB.

3. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu merupakan lokasi bagus selain Bukit Rhema untuk menyaksikan matahari terbit, dari atas bukit setinggi 400 meter dpl ini anda dapat menikmati indahnya candi borobudur di pagi hari.

Dengan ditemani udara yang sejuk, anda dapat memanjakan mata anda sejenak untuk memandangi sunrise dari punthuk setumbu yang mempesona.

Dahulu, tempat ini merupakan ladang penduduk…

Namun singkat cerita, setelah seorang fotografer berhasil mengambil gambar mempesona sunrise di borobudur, orang-orang mulai tertarik untuk menyaksikan indahnya matahari terbit dari tempat ini.

Jika anda tidak mau ketinggalan indahnya sunrise dari punthuk setumbu, sebaiknya pukul 05:00 WIB anda sudah ada di puncak bukit ini.

Sedangkan untuk dapat mencapai puncak bukit, anda harus melalui jalur pendakian selama 15 menit dari tempat parkir di kaki bukit. Itu artinya anda harus berangkat minimal 20 menit lebih awal sebelum jam 5 pagi.

Alamat: Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang.
Harga Tiket Masuk: Rp 15.000 /Orang

4. Rumah Kamera

Sekilas tentu anda sudah dapat menebak mengapa bangunan ini disebut sebagai rumah kamera, tentu sangat jelas karena rumah ini berbentuk sama persis seperti sebuah kamera dslr….

…Hanya saja dengan ukuran yang sangat besar. Nama pemilik rumah tersebut adalah bapak Tanggol Angien Jatikusumo, atau yang lebih akrab di panggil pak tanggol.

Beliau merupakan pelukis asal semarang yang telah lama tinggal di bali, lalu mengapa pak tanggol membuat sebuah rumah berbentuk kamera?

Baginya, kamera merupakan sebuah benda yang perlu dirawat dan disayang lalu beliau berfikiran untuk membangun sebuah rumah berbetuk kamera.

Karena keunikan dari rumah bapak tanggol yang berbentuk kamera dslr dengan ukuran besar ini, akhirnya tempat ini mulai menarik perhatian masyarakat.

Sekarang, tempat ini sudah dikenal banyak orang dan tak sedikit pengunjung berdatangan setiap harinya ke rumah kamera hanya untuk melihat bangunan tersebut secara langsung karena penasaran dengan keunikannya.

Didalamnya, anda akan menemui lukisan-lukisan yang mengesankan dari bapak tanggol. Atau bisa dibilang, rumah kamera merupakan sebuah galeri foto hasil lukisan bapak tanggol.

Setelah puas melihat foto-foto lukisan dari pak tanggol, Anda juga dapat menuju ke puncak bangunan atau lebih tepatnya di bangunan teratas berbentuk lensa kamera. Disana anda dapat melihat sekeliling desa dengan jelas.

Alamat: Jalan Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Harga Tiket Masuk: Rp 5.000/orang.

5. Ketep Pass

Tempat wisata di magelang yang satu ini merupakan obyek wisata alam kegunungapian khususnya gunung merapi yang bisa menjadi sarana edukasi, penelitian, maupun rekreasi yang bagus untuk anda.

Diatas lahan seluas 8.000 meter persegi ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat anda menfaatkan…

Yang pertama, ada gardu pandang berupa 2 buah gazebo yang dapat anda gunakan sebagai tempat untuk melihat gunung merbabu dan merapi juga lahan persawahan warga.

Kemudian ada juga vulkano theater, atau bisa disebut bioskop mini yang memutar film dokumenter aktifitas gunung merapi dari tahun ke tahun dan juga dokumentasi beberapa letusan gunung merapi terdasyat yang pernah terjadi.

Lalu ada juga volkano center, disini anda dapat belajar banyak tentang gunung. Ada miniatur gunung merapi, dokumen kegunungapian, hingga contoh bebatuan bukti letusan dari tahun ke tahun.

Jika anda ingin melihat gunung merapi lebih jelas, anda dapat menyewa sebuah teropong yang telah disediakan. Dengan teropong ini, anda dapat menikmati indahnya panorama di kaki gunung merapi dan gunung gunung lainnya.

Anda akan dikenakan biaya masuk Rp 7.500 per orang, sedangkan untuk dapat menonton film pendek di Volcano Theatre anda harus membayar Rp 7.000 per orang.

6. Taman Kyai Langgeng

Taman Kyai Langgeng atau yang lebih dikenal dengan sebutan taman bunga oleh masyarakat magelang ini merupakan satu-satunya taman terbesar yang ada di magelang.

Taman dengan luas sekitar 27 hektar ini merupakan salah satu tempat wisata di magelang yang paling sering dikunjungi sebagai sarana rekreasi bersama keluarga.

Namun, ketika anda pertama kali memasuki taman ini jangan heran jika anda serasa sedang ada di kebun binatang…

…pasalnya, di taman ini memang di pelihara beberapa hewan dan tanaman langka. Tentunya hal ini menjadi nilai tambah, karena anda dapat mengajarkan anak-anak untuk lebih mengenal lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, disini anda dapat menikmati fasilitas lain seperti rumah joglo, becak air, rumah apung, arena bermain, komedi putar dan masih banyak lagi.

Baca Juga :   “Surga Cahaya” Dibalik Bukit

Alamat: Jalan Cempaka no.6 Kota Magelang, Jawa Tengah.

7. Candi Umbul

Candi Umbul merupakan sebuah obyek wisata alam berupa pemandian air panas yang di bangun sejak zaman wangsa syailendra.

Kata ‘Umbul’ di ambil dari bahasa jawa yang artinya naik, hal ini karena sumber air yang muncul selalu di sertai dengan adanya gelembung-gelembung yang muncul dari dasar kolam.

Kolam ini terbagi menjadi dua, yang pertama merupakan kolam berisi sumber mata air panas yang mengadung belerang. Sedangkan kolam di kedua yang berada di sampingnya merupakan kolam dengan air biasa.

Dizamannya, kolam ini merupakan kolam pemandian bagi putra-putri bangsawan. Namun, sekarang anda bisa merasakan rasanya menikmati pemandian air panas yang menyegarkan.

Alamat: desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

8. Curug Silawe

Curug silawe merupakan salah satu air terjun dengan ketinggian 60 meter yang ada di magelang…

…disebut curug silawe karena seakan-akan seperti lawe (dalam bahasa jawa) yang artinya sarang laba-laba.

Di bagian bawah air terjun ini terdapat sebuah kolam kecil yang terbentuk akibat hempasan air dari curug silawe.

Di kolam tersebut anda dapat bermain air dengan aman karena memang disana tidak terlalu dalam.

Untuk dapat menikmati keindahan air terjun dan bermain air disini anda hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp. 2.000.

Alamat: dusun kopeng kulon, desa sutopati, kecamatan kajoran, kabupaten magelang.

9. Air Terjun Sekar Langit

Air terjun sekar langit terletak di Desa Telogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang berada di lereng gunung Telomoyo, gunung yang membatasi Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga. Keindahan alam masih terjaga dan alami, dengan tumbuhan dan pepohonan hijau di kiri dan kanan jalan masuk sepanjang 400 meter dari jalan besar, sampai ke lokasi air terjun. Sekar Langit juga pernah menjadi lokasi pengambilan gambar untuk film Yohana Gadis Rimba yang dibintangi oleh Lidya Kandou-Atex Sudarmo dan disutradarai oleh Wim Umboh (1983). Beberapa tahun lalu, jalan masuk menuju air terjun sempat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh bencana longsor, namun pemerintah setempat telah membangun kembali dengan pengerasan menggunakan semen.

Yang menjadi daya pikat kehadiran bagi pengunjung air terjun ini, selain keindahan alamnya adalah adanya legenda Jakatarub. Konon, di telaga inilah Jakatarub mengintip dan mencuri selendang salah satu bidadari yang sedang mandi di telaga. Bidadari yang tercuri selendangnya itu, Nawangwulan, akhirnya tidak dapat pulang ke kahayangan dan hidup berumah tangga dengan Jakatarub karena selendang, baginya, merupakan kesaktian.

10. Grojogan Kedung Kayang

Keunikan yang dimiliki oleh objek wisata air terjun ini adalah kita bisa melihat air terjun dari ketiga view yang berbeda, pertama dari atas air terjun, dari samping air terjun dan terakhir dari bawah air terjun. Wisatawan yang merasa lelah dan lapar bisa bersantai sejenak menikmati bekal dan suasana sejuk di temani suara derasnya air terjun di tempat peristirahatan.

Setelah puas beristirahat, Anda bisa menikmati keindahan aliran sungai alami dan airnya yang jernih bisa menjadi teman bermain yang asyik.

Tepat di bagian belakang air terjun ini terdapat goa yang lebarnya kurang lebih 2 meter dan tingginya kurang lebih 2.5 meter dengan panjang yang tidak dapat diketahui, karena konon kabarnya, goa ini tidak memiliki ujung. Anda yang tertarik untuk melakukan wisata goa harus masuk terlebih dahulu ke Grojogan Kedung Kayang Magelang, baru kemudian naik hingga 1.5 meter di belakang air terjunnya.

Kabar yang beredar, goa ini kerapkali menjadi tempat pertapaan bagi mereka yang memiliki kepentingan khusus.

Air terjun Kedung Kayang bisa Anda nikmati keindahan alam dan kesegaran airnya secara menyeluruh ketika Anda telah membayar tiket masuk sebesar Rp. 4000, harga yang sangat terjangkau. Tahukah Anda, jika mata air yang terdapat di sekitar air terjun ini salah satunya dinamakan sebagai mata Air Penguripan yang mana biasa dimanfaatkan orang-orang untuk berbagai kebutuhan dan tujuan

11. Gunung Andong

Gunung Andong adalah sebuah gunung bertipe perisai di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini belum pernah mempunyai aktivitas meletus. Gunung Andong terletak di antara Ngablak dan Tlogorjo, Grabag dan berketinggian sekitar 1.463 m. Gunung Andong merupakan salah satu dari beberapa gunung yang melingkari Magelang. Berdampingan dengan gunung Telomoyo, gunung ini berada di perbatasan wilayah Salatiga, Semarang, dan Magelang.

Satu tujuan wisata alam di lereng Gunung Andong yang dapat disinggahi adalah Hutan Wisata Mangli. Hutan Mangli secara administrasi pengelolaan hutan berada di bawah tanggung jawab RPH Pager Gunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Ambarawa yang merupakan salah satu BKPH di wilayah Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara.

Letak Hutan Mangli tidak jauh dari akses utama jalan Jogja-Semarang, yaitu dengan jalan beraspal melalui wilayah Kecamatan Ngablak. Di kanan kiri jalan terdapat gerumbulan perdu dan rumpun tanaman cengkeh sisa masa kolonial yang masih bertahan. Beraneka rupa rumpun bambu juga memagari kanan dan kiri jalan dengan beragam jenis, mulai bambu petung, apus, legi, wulung, hingga ampel. Beberapa bagian terasering dimanfaatkan warga untuk menanam komoditas sayuran seperti kubis, wortel, kacang panjang, terong, hingga lombok dan jetsin.

Meskipun aslinya termasuk hutan alam hujan tropis, akan tetapi vegetasi pepohonan utama yang ada di hutan Mangli adalah tanaman pinus. Terdapat bumi perkemahan Mangli, yang terhampar di pelataran lembah di sela-sela batang pohon pinus. Kawasan perkemahan yang cukup luas dilengkapi dengan fasilitas MCK.

12. Rafting di Sungai Progo Atas

Bila anda berkunjung ke daerah magelang untuk berwisata mengunjungi daerah-daerah seperti candi borobudur, candi mendut, taman kyai langgeng, ketep pas merapi jangan lupa meluangkan waktu untuk berkunjung ke daerah rafting sungai progo atas. Berwisata arung jeram rafting progo atau progo rafting, progo rafting  atau rafting progo merupakan pilihan yang tepat bagi anda yg berjiwa suka dengan tantangan air. Rafting progo atau progo rafting akan memberikan anda kepuasan tersendiri karna jeram rafting progo atau progo rafting mempunyai kelas jeram-jeram yang memiliki tingkatan bahaya yang rendah. Guide rafting progo akan memandu anda mengarungi jeram-jeram yang dimiliki oleh rafting progo atau progo rafting.

Lokasi sungai Progo atas terletak di Kabupaten Magelang yang beralamat lengkap di Perumahan Griya Tok Songo Kota Magelang, Jawa Tengah. Sungai Progo Atas sangat dekat dengan obyek wisata seperti Candi Mendut dan Candi Borobudur. Untuk jarak tempuh bila anda dari kota Jogjakarta adalah sekitar 50 menit. Jeram-jeram yang dimiliki oleh sungai progo atas adalah jeram-jeram yang mempunyai kelas III sampai dengan III+, Sungai progo atas mempunyai jarak 12 kilometer, dengan waktu untuk melakukan wisata arung jeram sekitar 2,5 jam sampai dengan 3 jam. Bagi anda yang masih pemula sekalipun belum pernah melakukkan arung jeram atau rafting, Sungai progo atas adalah pilihan yang tepat karena tingkat kesulitan dan bahayanya sangat rendah untuk berwisata arung jeram atau rafting bersama keluarga dan teman kantor.

Yowen

Yowen

Marketer | Traveler at Visit Magelang
Penyuka Traveling ke Tempat Wisata dengan nuansa alam yang sejuk... Penyuka kuliner masakan indonesia
Yowen

Comments

comments