Magelang memang menjadi kota yang menarik untuk berbagai aktivitas liburan. Termasuk ketika pelesir ke kota ini bersama keluarga saat musim liburan ataupun akhir pekan.  Magelang tidak hanya memiliki tempat wisata berupa Candi Borobudur. Ada beberapa kegiatan wisata menarik lain yang bisa kamu lakukan di sekitar candi tersebut.

Salah satu kegiatan seru di sekitar Candi Borobudur adalah aktivitas tracking menyusuri Punthuk Setumbu menuju ke Bukit Rhema. Sebagai informasi, kedua tempat ini memang tengah populer di kalangan wisatawan. Alasannya, karena keduanya menjadi lokasi pengambilan gambar untuk film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2.

Aktivitas tracking ini bisa Anda mulai dengan menuju ke Punthuk Setumbu. Untuk masuk ke area ini, para wisatawan akan dikenakan tarif sebesar Rp15 ribu per orang. Cukup mahal, terutama karena tempat ini memang dikenal sebagai lokasi yang menarik untuk menyaksikan Borobudur nirwana sunrise, pemandangan matahari terbit dengan suguhan Candi Borobudur dari kejauhan.

Berkemah dan Berburu Sunrise di Punthuk Setumbu

Menyaksikan pemandangan matahari terbit di Punthuk Setumbu ini juga bisa menjadi langkah awal aktivitas tracking yang bakal kamu lakukan. Kalau ingin lebih seru, dapat pula memilih untuk berkemah di area ini.

Untuk berkemah di Punthuk Setumbu, kamu harus mengeluarkan uang ekstra sebesar Rp30 ribu. Biaya tersebut tidak termasuk sewa tenda, dan para pengunjung harus membawa tenda dari rumah. Pihak pengelola Punthuk Setumbu hanya menyediakan fasilitas berupa lampu dan minuman hangat.

Dengan berkemah, kamu bisa mengajak anggota keluarga untuk bisa lebih dekat dengan alam. Terutama sebagai pembelajaran bagi si kecil. Selain itu,  kamu tidak akan ketinggalan momen berharga menyaksikan keindahan Borobudur nirwana sunrise yang indah. Baru setelah puas menyaksikan pemandangan matahari terbit, bisa mulai menelusuri jalur tracking Punthuk Setumbu-Bukit Rhema.

Memulai Aktivitas Tracking Punthuk Setumbu-Bukit Rhema

Jalur tracking Punthuk Setumbu-Bukit Rhema merupakan jalur fun tracking yang tidak terlalu panjang. Hanya sekitar 200 meter. Karena jalurnya yang tidak terlalu jauh tersebut, jalur penjelajahan ini pun sangat cocok menjadi pilihan liburan akhir pekan bersama keluarga. Apalagi, kegiatan ini bisa diselesaikan dalam waktu singkat dan tidak terlalu melelahkan.

Meski begitu, kamu tetap harus berhati-hati selama melintasi jalur tracking ini. Terutama ketika bersama si kecil. Jalur penjelajahan Punthuk Setumbu-Bukit Rhema ini memiliki tingkat kemiringan yang cukup tinggi. Selain itu, jalur ini juga memiliki kondisi jalanan yang licin.

Baca Juga :   Gara-Gara Hoax Target Pariwisata Bisa Gagal

Di sepanjang perjalanan, kamu akan memperoleh suguhan pemandangan yang alami. Jalur ini masih berupa jalur yang hijau, dipenuhi dengan pepohonan yang rindang. Berada di kawasan Perbukitan Menoreh, kawasan ini memang masih terjaga keasriannya.  Dan, jalur penjelajahan berakhir saat kamu menengok keberadaan Gereja Ayam yang berlokasi di puncak Bukit Rhema.

Pertama kali menengok keberadaan Gereja Ayam, kamu pun bakal terpukau. Terutama, karena bangunan ini memiliki desain arsitektur yang unik. Berbeda dengan bangunan gereja pada umumnya, Gereja Ayam ini memiliki bentuk seperti seekor ayam. Meski sejatinya, gereja ini didesain mirip dengan burung merpati.

Berburu Foto Instagrammable di Gereja Ayam Bukit Rhema

Selepas lelah menelusuri jalur tracking, bersantai di bagian atas bangunan menjadi aktivitas yang menyenangkan. Embusan angin yang menyejukkan dan pemandangan alam memukai di bagian mahkota Gereja Ayam menjadi tempat favorit para pengunjung Bukit Rhema.

Di sini, kamu bisa berpose dengan berbagai macam gaya. Termasuk di antaranya adalah berpose ala tokoh Rangga dalam AADC 2. Dari tempat ini, bisa pula menyaksikan pemandangan Candi Borobudur yang tampak dari kejauhan.

Sebagai informasi tambahan, untuk masuk ke area Gereja Ayam, para pengunjung diwajibkan untuk membayar tiket masuk. Untungnya, tarif masuk tersebut tidak terlalu mahal. Para pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000 per orang.

Sejatinya, Gereja Ayam juga menjadi lokasi yang menarik untuk berburu foto sunrise. Hanya saja, aktivitas berburu sunrise di Gereja Ayam tidak bisa dilakukan setiap hari. Pihak pengelola Gereja Ayam hanya menyediakan kegiatan tersebut pada akhir pekan.

Bagaimana? Aktivitas menelusuri jalur antara Punthuk Setumbu menuju ke Bukit Rhema ini sangat menarik, kan? Bisa menjadi pilihan kegiatan murah meriah bersama keluarga di akhir pekan.

Denmas Setio Wenas
Follow Me

Denmas Setio Wenas

Founder at Athmos Charita
Sangat menyukai pariwisata dan creator cerita di Bukit Rhema
Denmas Setio Wenas
Follow Me

Comments

comments